Jumat, 10 Januari 2014

RANCANG BANGUN KONTROL PALANG PINTU OTOMATIS PELABUHAN BERBASIS MIKROCONTOLLER

BAB I
PENDAHULUAN


1.1       Latar  Belakang
Bertolak pada kondisi di Kepulauan Maluku Tenggara Barat (MTB) yang pada dasarnya adalah suatu Propinsi yang terdiri dari kepulauan-kepulauan yang terbentang luas dan terpisah antara satu dengan yang lain namun disatukan oleh lautan, maka sudah tentu disetiap daerah yang menjadi bagian dari kepulauan Maluku Tenggara Barat (MTB) adalah daerah

yang dikenal dengan pelabuhannya yang merupakan salah satu sarana utama untuk membangun hubungan dengan daerah lain melalui jalur pelayaran atau jalur laut, khususnya pada daerah Maluku Tenggara Barat (MTB) jika mau ke daerah lain harus melalui jalur pelayaran.
Dalam pengaturan arus masuk dan keluar bagi para pengguna jasa pelabuhan yang dalam hal ini adalah kendaraan darat, rata-rata masih menggunakan palang pintu yang dioperasikan secara manual. Sehingga harus membutuhkan tenaga manusia untuk mengoperasikannya. Pengoperasian palang pintu secara manual pada kenyataannya sering membawa dampak yang kurang baik bagi petugas pelabuhan itu sendiri, karena tanpa memandang cuaca,
ia harus selalu siap untuk mengoperasikan palang pintu tersebut. Sehingga seringkali bisa membahayakan kesehatannya sendiri. Selain berdampak pada kesehatannya juga pada pengoperasiannya misalnya, jika terjadi kesalahan dalam mengoperasikannya atau palang pintu tiba-tiba rusak dan pada saat itu ada kendaraan yang sedang lewat sehingga jatuh menimpa kendaraan tersebut otomatis akan mengakibatkan kerusakan bahkan kematian bagi pengendara kendaraan yang tertimpa palang pintu tersebut, juga mengakibatkan kerugian bagi petugas itu sendiri maupun pengelola pelabuhan dalam hal ini adalah PELNI yang bertanggung jawab atas pelabuhan. Berdampak juga pada pemanipulasian data dari operator yang tidak efisien yaitu pada saat pembayaran karcis dari setiap kendaraan yang masuk ke area pelabuhan. Seringkali adanya ketidak jujuran dari petugas akibatnya timbul pemanipulasian misalnya kendaraan yang masuk 100 tapi yang dilaporkan 60 atau 85 yang masuk sehingga uang sisanya dimasukan ke kantongnya sendiri.
Seiring dengan berkembangnya zaman dan semakin pesatnya kemajuan teknologi, sehingga  mendukung terciptanya peralatan-peralatan yang sangat memberikan  kontribusi bagi kehidupan manusia pada saat ini. Peralatan-peralatan  tersebut membuat pekerjaan manusia semakin mudah dan ringan serta lebih efisien. Sehingga untuk mencapai tingkat keefisienan dalam bekerja, maka harus mengoptimalkan peralatan-peralatan yang bekerja dengan menggunakan sistem otomatisasi yang tentu sangat menunjang kepada efisiensi kerja dari pada manusia itu sendiri. Apabila para penyedia sarana pelabuhan masih bekerja menggunakan sistem manual, maka tentu akan sangat berpengaruh  terhadap kelancaran dari pada proses kerja di pelabuhan tersebut. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:
a.       Pengaturan kendaraan yang kurang efisien.
b.      Kontrol data kendaraan yang tidak efisien.
Berdasarkan uraian di atas, perlunya dibuat suatu alat yang diharapkan nanti dapat membantu proses kerja di pelabuhan dari yang awalnya masih menggunakan sistem manual menjadi sistem otomatis dengan membuat RANCANG BANGUN KONTROL PALANG PINTU OTOMATIS PELABUHAN BERBASIS MIKROCONTROLLER, untuk memudahkan dalam pengelolaan, serta lebih efisien dalam proses pengontrolan kerja, data pemasukan dan banyaknya kendaraan yang menggunakan jasa pelabuhan.

1.2       Rumusan Masalah
Sesuai dengan masalah yang diuraikan di atas, maka permasalahan dapat dirumuskan sebgai berikut :
Ø  Bagaimana merancang kontrol palang pintu otomatis berbasis mikrokontroler sehingga dapat mempermudah dalam pengontrolan arus masuk dan keluar kendaraan  secara otomatis dalam area pelabuhan.

1.3       Batasan Masalah
Batasan masalah dalam proposal ini adalah:
a)      Pusat pengendalian sistem kerja dari peralatan ini yaitu IC Mikrokontroler AT89S52.
b)      Sensor yang digunakan sebagai input pada mikrokontroler adalah berupa pemancar (inframerah).
c)      Komponen elektronika penggerak pintu portal yang menggunakan motor DC.
d)     Peraga seven segment sebagai device penampil lokasi
e)      RFID reader yang digunakan adalah ID-12.
f)       RFID card yang digunakan adalah RFID card read only.


1.4       Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah merancang alat kontrol otomatis palang pintu pelabuhan berbasis mikrokontroler untuk membantu pekerjaan petugas pelabuhan yang awalnya manual menjadi otomatis.

1.5       Manfaat Penelitian
Dapat memberikan manfaat bagi siapa saja, terutama bagi para penyedia sarana pelabuhan dalam hal ini Dinas Perhubungan. Dan juga bagi para penyedia lahan parkir seperti dikantor, pasar swalayan  dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar